Archive for April 16, 2008

Kaligata

Posted in Uncategorized on April 16, 2008 by junjuniawan™

Pagi tadi gw memberanikan diri nemuin dokter sehubungan dengan penyakit atau alergi gw itu. Dia bernama Bu Dokter Popong, pakaiannya putih-putih serba putih seputih pocong mirip sama namanya. huahahah ampun Bu..
Bu Popong bersemayam di Balai Kesehatan Unpad Dipatiukur. Eh sumpah periksa di balai kesehatan unpad itu asik, secara gedungnya baru, bersih, nyaman dan banyak mahasiswi unpad yang wara-wiri..ihihihihiiiiyyy

Bu Popong : “Kenapa dik??ada keluhan apa?”
gw : “nama saya jun bu bukan dik..ehm..ini bu saya gatel..bla bla bla”
Bu Popong : “ooo itu kaligata biasa”
gw : “tapi bu..dia datang dan pergi..trus setau saya, saya gak punya alergi terhadap apapun”
Bu Popong : “ya yang namanya alergi saya juga gak tau penyebabnya apa..ok sekarang kamu telentang !! Ayo lakukan !!”
gw : pasrah menerima dan mlorotin baju
Bu Popong : “eh cukup lengan bajunya aja dulu..”
gw : “oh maaf bu..”

Ya, tadi pagi gw divonis terserang kaligata oleh bu popong dan diberi obat Ocuson dan Histapan, semacam obat kelainan imunitas gitu deh. Dari hasil googling gw dapat info tentang kaligata bahwa kaligata (urtikaria) adalah suatu reaksi alergi yang ditandai oleh bilur-bilur berwarna merah dengan berbagai ukuran di permukaan kulit. Kaligata merupakan reaksi anafilaktik yang terbatas pada kulit dan jaringan di bawahnya. Alergen yang seringkali menyebabkan kaligata adalah :
# Obat-obatan
# Makanan (terutama telur, kerang-kerangan, ikan, kacang-kacangan, susu)
# Serbuk sari
# Serbuk binatang (terutama kucing)
# Gigitan serangga
# Air, cahaya matahai, panas, dingin
# Stres emosional.

Gejalanya bisa berupa :
– gatal-gatal
– pembengkakan diatas permukaan kulit yang berwarna kemerahan dengan batas pinggir yang jelas (timbul secara tiba-tiba, memudar bila disentuh, jika digaruk akan timbul bilur-bilur yang baru)
– bilur-bilur membesar lalu menyebar atau bergabung satu sama lain membentuk bilur yang lebih besar
– bentuknya berubah-ubah, hilang-timbul dalam beberapa menit atau jam.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.
Kadang dilakukan tes kulit untuk alergi.

PENGOBATAN
Jika sifatnya ringan, tidak diperlukan pengobatan khusus karena bisa menghilang dengan sendirinya.
Jika sampai terjadi penyumbatan tenggorokan dan kesulitan bernafas, maka segera dilakukan tindakan darurat.
Untuk mengurangi peradangan, gatal-gatal dan pembengkakan, diberikan antihistamin, epinephrine, terbutalin, simetidin, kortikosteroid atau obat penenang.

PENCEGAHAN
Hindari kontak dengan alergen penyebab kaligata.

Dari beberapa alergen yang disebut di atas sepertinya alergen yang terakhir adalah alergen tunggal penyebab penyakit gw ini. heuheu

Doain ya guys biar gw cepet sembuh dan bisa main bola bareng lagi deh 🙂